Pertanyaan? 0822 1999 5001

Sesar Karang Panganten

Sesar Karang Panganten

Judul Penelitian
Geowisata Sesar Karang Panganten

Ketua Tim
Ir. Sabtanto Joko Suprapto, M.T.

Deskripsi

Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEP Bandung), pada tahun 2020 melakukan penelitian di Daerah Cipatat dan sekitarnya, dalam rangka mempersiapkan Laboratorium Alam Geologi untuk keperluan mahasiswa melakukan praktik lapangan. Salah satu temuan penelitian yang sangat menarik yakni struktur geologi pada punggungan bukit di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Bukit tersebut oleh masyarakat sekitarnya dikenal dengan ”Karang Panganten”. Temuan struktur geologi berupa sesar dengan jejak sesar yang relatif lengkap, sangat ideal untuk lokasi praktik lapangan geologi struktur. 
Fenomena struktur geologi berupa sesar tersebut, dengan mempertimbangkan nama lokasinya yakni Karang Panganten, maka sesuai dengan kaidah geologi, dinamakan ”Sesar Karang Panganten”.  Oleh karena itu, pembahasan selanjutnya terkait Sesar Karang Panganten ini, merujuk pada struktur sesar temuan pada tahun 2020 tersebut.
Pada tahun 2021 PEP Bandung melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan mengangkat lokasi Sesar Karang Panganten untuk dikembangkan menjadi destinasi geowisata. Pada Tanggal 6 Mei 2021, tim peneliti PEP Bandung bersama dengan Ketua MAGI-IAGI dan Ketua MAGETI-IAGI, melakukan peninjauan ke lapangan Sesar Karang Panganten, melihat kelayakannya untuk bisa ditetapkan menjadi kawasan geoheritage. Selanjutnya bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Bandung Barat, PEP Bandung mengusulkan kawasan Sesar Karang Panganten agar ditetapkan menjadi kawasan geoheritage, yang ke depannya dapat juga untuk mendukung program pengembangan Geopark Rajamandala. 
Sebagai sumbangsih PEP Bandung pada pengembangan Sesar Karang Panganten menjadi destinasi geowisata, selanjutnya PEP membuat dan memasang signboard di lokasi, tepatnya di kaki bukit Karang Panganten, dekat area parkir terakhir kendaraan. Signboard atau papan informasi ini merupakan media informasi dan media edukasi bagi pengunjung mengenal fenomena geologi Sesar Karang Panganten. Selain itu, signboard juga lebih memperkenalkan keberadaan Sesar Karang Panganten kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat turut serta berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata di kawasan ini. 
Lokasi Sesar Karang Panganten berdampingan dengan lokasi tambang batugamping. Kegiatan ekonomi berupa aktivitas tambang. Dengan dikembangkannya kawasan Sesar Karang Panganten sebagai salah satu geoheritage, maka kegiatan tambang telah turut serta berkontribusi pada konservasi, sarana edukasi, dan praktik lapangan para mahasiswa pada kawasan batugamping atau Karst Rajamandala. 
SESAR KARANG PANGANTEN
Sesar Karang Panganten di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, memotong batu gamping Formasi Rajamandala yang berumur Oligosen atau sekitar 25 juta tahun. Sesar membentuk morfologi punggungan dengan arah memanjang yang sama dengan bidang sesar yakni barat-timur. Struktur sesar disertai sesar-sesar minor, serta banyak struktur kekar, menghasilkan morfologi unik, di antaranya berupa menara karst.
Sesar-sesar berukuran minor membentuk kelurusan-kelurusan memanjang arah timur laut-barat daya dan barat laut–tenggara, memotong arah memanjang punggungan sesar utama. Di antara sesar-sesar minor terdapat breksi sesar. Pada bidang Sesar Karang Panganten terdapat jejak sesar berupa kekar gerus (shear joint) dan gores garis (slickenside).
Arah gerakan blok sesar dapat diidentifikasi dari gores garis dengan arah miring yang terdapat pada dinding sesar pada tebing di dekat lokasi arena perkemahan para pemanjat tebing. Perabaan slickenside ini mengindikasikan bahwa blok yang diraba mempunyai arah gerakan geser kiri relatif naik. Selain itu dalam satu litologi yang sama berupa batugamping, bidang sesarnya membentuk tebing tegak, berbatasan dengan morfologi lebih rendah membentuk pola undak, mengindikasikan adanya komponen arah gerakan normal atau turun di hadapan selatan bidang sesar. Sesar Karang Panganten berdasarkan jejak sesar tersebut dengan komponen arah gerakan turun disertai arah gerakan geser kiri, merupakan oblique-slip fault.

Whatsapp